Kamis, 05 Februari 2015
coretan pena
terkadang sesuatu yang indah tertutup dan sulit untuk ditemukan. kuasa ilahi, sang maha pencipta panorama dunia, begitu mahsyurnya, lukisan-Mu. oh....bumi yang kupijak,hendak rasanya aku berbicang sedikit denganmu, oh..langit yang ku tatap, ingin rasanya aku tuk menggapaimu. semua indah pada waktunya, tetapi...akankah..aku yang hina ini...bisa indah seperti dikau wahai para cipataan tuhan. karena terlalu banyak dosa, dan belum sekali aku menepisnya dari hidupku. catatan yang semangkin banyak. akan dosa-dosa yang ku pebuat. kini, apakah aku bisa menjadi indah padawaktunya, kala iman dn pendirianku tergoyah dengan cinta dunia.
Selasa, 03 Februari 2015
tepian hati, my song
Tepian hati
Selamat datang…
Kekasih hati…..
Ku sudah lama
menunggu….dirimu……
di….tepian hati….ku….
Malam-malam…
Ku laului..bersama
Hati sepi…sendiri..
kamu dimana….oh
kekasih..ku
Pergi tak kunjung
kembali…..
Tangan ini selalu
terbuka….
Meski dulu
Ku pernah
melukaimuu…..
Ku tinggalkanmu……uuuu…
Reff:
Selamat datang kekasih
hati
Ku masih menunggu…
Kini aku sendir i…di
tepian hati
Selamat datang
kekasih..
Ku masih
menuunggu mu
Merindu peluk
mesra tubuhmu…..
Hoo…oo….Kenangan..ini..
kekasih, di
tepian hati aku
Masih menunggu…mu….
Merindu peluk
hangatmu…..di tepian hati…
Minggu, 18 Januari 2015
secarik curahan hati di malam senin
Dear, entah kenapa malam ini,
mata enggan tunduk padaku….???????
Ketika, semua mata sudah
redup, dan tersipu…aku malah tak bisa menampis, aku tak mampu dengan itu. Aku tak
mampu, menipu mata indahku. Aku…tak bisa melewatkan malam ini, sepertinya
seperti itu yang diinginkannnya. Hati yang berkata, ada kata-kata yang harus ku
ungkap pada malam ini. Lewat tulisan, terkadang….manusia malu jika dunia tahu,
kalau aku berduka, tetapi inilah cara ampuh tuk mengusir rasa aneh ini. Rasa yang
tak mampu diungkap dengan sebegitu mudahnya. Dear…selagi aku dapat menghembus
nafas dengan mudah ini, aku akui, dosa yang begitu besar yang pernah ku
lakukan, ku akui aku ssempat lupa akan siapa pencipta dan pemberi cinta di
hatiku. Dia lah sang sutradara terhebat, pemberi naskah kehidupan….cinta…jodoh…bahkan
….penentu tanggal kehidupan akhirku di dunia fana ini. Dunia penuh sandiwaraa Dear,
rasanya…tak sanggup jika kamu tak punya iman dan cinta yang kuat. Dunia terkadang
memang kejam dear. Kau kan berlutut, dan merebahkan diri ke dunia ini, pabila
kau tak mampu berikan tonggakan kepada kedua kakimu, dan tegapkan tubuhmu. Hancur
kamu, jika kamu terus inginkan dan jalani peran terhebat, hancur kamu jika kamu
terus haus akan kekuasaan dan harta di kehidupan dunia yang penuh dramatis ini.
Iman , takwa dan satu lagi hal yang harus terus kau jaga, agar kau selalu tetap
dijalannya adalah cinta. Rasa terhebat yang ada pada diri manusia. Rasa yang
kan tiada berakhir hingga kau mati. Rasa yang kan menghantarkan kamu kepada
kebahagiaan sejati, dan menujun syurga-Nya pasti. Cinta kedua orang tuamu,
cinta orang-orang yang beriman dan baik, dan terutama cinta kepada DIA….sang
maha Penyayang, sang pemilik kehidupan manusia. SUBHANALLAH….YA RABB….
Hingga pada kahir kata, aku
dapat tundukan kelopak mata yang dari tadi mengocehku, kemudian menarik selimut
hingga tubuhku tertutup penuh hangat dan ku terbawa mimpi indah ke syurga…..amin.
^_^
Selasa, 13 Januari 2015
tugas uas profesi kependidikan bahasa
Nama : Afriyanti
Kelas :III A
Nim :F1011131055
Mata Kuliah : Profesi Kependidikan Bahasa
Dosen Pengampu :
Drs. Paternus Hanye, M.Pd
Perihal :
Tugas UAS Semester Ganjil
SOAL:
1. Uraikanlah
peran guru sebagai pendidikan dan pengajar!
2. Uraikanlah
tugas guru sebagai pendidik dan pengajar!
3. Uraikanlah
tanggung jawab guru sebagai pendidik dan pengajar!
4. Jelaskan
hubungan antara penguasaan materi dan kemampuan mengajar!
JAWABAN:
1.
Pendidikan pada dasarnya adalah proses
komunikasi yang di dalamnya mengandung ilmu pengetahuan, nilai-nilai dan
keterampilan-keterampilan di dalam dan luar sekolah yang berlangsung sepanjang
hayat. Berikut penjelasan peran guru sebagai pendidikan dan pengajar.
a. Peran
guru sebagai pendidik merupakan peran-peran yang berkaitan dengan tugas-tugas
memberi bantuan dan dorongan (supporter),
tugas-tugas pengawasan dan pembinaan (supervisor)
serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak agar anak itu
menjadi patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan
masyarakat. Tugas-tugas ini berkaitan dengan meningkatkan pertumbuhan dan
perkembangan anak untuk memperoleh pengalaman-pengalaman lebih lanjut. Oleh
karena itu tugas guru dapat disebut pendidik dan pemeliharaan anak. Guru
sebagai penanggung jawab pendisiplinan anak harus mengontrol setiap aktivitas
anak-anak agar tingkah laku anak tidak menyimpang dari peraturran atau norma-norma
yang ada.
b. Peran
guru sebagai pengajar adalah, pada hakikatnya pekerjaan guru adalah mengajar.
Maka, dalam hal ini guru yang dimaksudkan adalah guru yang memberi pelajaran
atau memberi materi pelajaran pada sekolah-sekolah formal dan memberikan
pelajaran atau mengajar materi pelajaran yang diwajibkan kepada semua siswanya
berdasarkan kurikulum yang ditetapkan. Setiap guru harus memberikan pengetahuan, keterampilan dan
pengalaman lain di luar fungsi sekolah seperti persiapan perkawinan dan
kehidupan keluarga, hasil belajar yang berupa tingkah laku pribadi dan
spiritual dan memilih pekerjaan di masyarakat, hasil belajar yang berkaitan
dengan tanggung jawab sosial tingkah laku sosial anak. Guru
harus bertanggung jawab atas hasil kegiatan belajar anak melalui interaksi
belajar mengajar. Guru merupakan faktor yang mempengaruhi berhasil atau
tidaknya proses belajar, dan karenanya guru harus menguasai prinsip-prinsip
belajar di samping menguasai materi yang akan diajarkan. Dengan kata lain guru
harus mampu menciptakan suatu kondisi belajar yang sebaik-baiknya.
2.
Guru sebagai pendidik dan pengajar
memilki tugas tertentu didalamnya untuk mencapai tujuan yang diinginkan
bersama. Adapun tugas guru sebagai pendidik dan pengajar sebagai berikut.
a.
Memberikan nilai kebudayaan terhadap
anak didik berupa kepandaian, kecakapan, dan pengalaman-pengalaman.
b.
Membentuk kepribadian anak yang
harmonis, sesuai dengan cita-cita dan dasar negara kita Pancasila.
c.
Menyiapkan anak menjadi warga negara
yang baik.
d.
Sebagai perantara dalam belajar.
Artinya dalam proses belajar guru hanya sebagai pelrantara atau penghubung,
anak harus berusaha sendiri mendapatkan suatu pengertian, sehingga timbul
perubahan dalam pengetahuan, tingkah laku dan sikap.
e.
Guru adalah sebagai pembimbing, untuk
membawa anak didik menuju sikap dewasa, pendidik tidak maha kuasa, tidak dapat
membentuk anak menurut sekehendaknya.
f.
Guru sebagai penghubung antara
sekolah dan masyarakat. Anak nantinya akan hidup dan bekerja, serta mengabdikan
diri dalam masyarakat, dengan demikian anak harus dilatih dan dibiasakan di
sekolah di bawah pengawasan guru.
g.
Sebagai penegak sikap disiplin, guru
menjadi contoh dalam segala hal, tata tertib dapat berjalan bila guru dapat
menjalani lebih dahulu.
h.
Guru sebagai administrator atau pengelola.
i.
Pekerjaan gur sebagai suatu profesi.
Orang yang menjadi guru karena terpaksa tidak dapat bekerja dengan baik, maka
harus menyadari benar-benar pekerjaannya sebagai suatu profesi. Karena,
pekerjaan yang apabila dikerjakan dengan hati atau disukai, maka pekerjaan akan
lebih maksimal,tidak adanya pemberatan dalam bertindak.
j.
Guru sebagai perencana kurikulum.
Guru merupakan perancang kurikulum, bertujuan untuk merncang segala
pembelajaran yang ada di sekolah, agar mencapai tujuan yang diharapkan.
k.
Guru sebagai pemimpin (guidance
worker). Guru mempunyai kesempatan dan tanggungjawab dalam banyak situasi
untuk membimbing anak ke arah pemecahan soal, membentuk keputusan, dan
menghadapkan anak-anak pada problem.
3.
Tuntutan pada profesionalisme terhadap
anak didik, sudah pasti akan menambah tanggungjawab guru. Dengan menyadari
besarnya tanggungjawab guru terhadap anak didiknya, hujan dan panas bukanlah
menjadi penghalang bagi guru untuk selalu hadir di tengah-tengah anak didiknya.
Pekerjaan guru menutut kesungguhan
dalam berbagai hal. Karenanya, posisi dan persyaratan para “pekerja pendidikan”
atau orang-orang yang disebut pendidik karena pekerjaanya itu patut mendapat
pertimbangan dan perhatian. Berikut uraian beberapa tanggungjawab guru sebagai
pendidik dan pengajar, yaitu:
a. Guru harus menuntut murid-muridnya
untuk belajar,
b. Turut serta membina dan merancang kerikulum sekolah,
c. Melakukan pembinaan terhadap siswa,
baik dalam aspek kepribadian, watak, dan jasmaniahnya,
d. Memberikan bimbingan kepada murid,
e. Melakukan analisa terhadap kesulitan-kesulitan belajar siswa dan
mengadakan penilaian atas kemajuan belajar,
f. Menyelenggarakan penelitian,
g. Mengenal masyarakat dan ikut serta
aktif dalam kegiatan yang berkenaan dengan masyrakat,
h. Menghayati, mengamalkan, dan
mengamankan Pancasila,
i.
Turut
serta membantu terciptanya kesatuan dan persatuan bangsa dan perdamaian dunia,
j.
Turut
mensukseskan pembangunan.
4. Hubungan antara
penguasaan materi dan kemampuan mengajar adalah penguasaan materi menjadi landasan
pokok seorang guru untuk memiliki kemampuan mengajar. Penguasaan materi seorang
guru dilakukan dengan cara membaca buku-buku pelajaran dan buku-buku yang bisa
menunjang pengetahuan guru, sesuai dengan bidangnya. Kemampuan penguasaan
materi mempunyai kaitan yang erat dengan kemampuan mengajar guru, semakin dalam
penguasaan seorang guru dalam materi atau bahan ajar maka dalam mengajar akan
lebih berhasil jika ditopang oleh kemampuannya dalam menggunakan prinsip,metodedan
teknik mengajar. Penguasaan bahan ajar dapat diawali dengan
mengetahui isi materi dan cara melakukan pendekatan terhadap materi ajar. Guru yang menguasai bahan ajar akan lebih maksimal dan yakin di
dalam mengajarkan materi kepada siswa, senantiasa memilki sikap kreatif dan
inovatif dalam metode penyampaiannya.
Langganan:
Postingan (Atom)